4/16/26

What a day..

Ilustrasi foto hanyalah pemanis tulisan. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan isi tulisan hehe..


Maksud hati ingin bercerita panjang kali lebar, tambah tinggi, jadi luas dan keliling; maksudnya kompleksitas sesuatu.


Ini erat kaitannya dengan isi hati (dan tentu saja pikiran) yang masih terus - hingga malam hari ini tulisan ini dibuat- berproses dalam diri.


Entah dari mana memulainya, juga bingung mengelaborasinya. Musababnya, semua seolah saling berebut ingin mendapatkan tempat yang utama. Tapi juga, semua memiliki makna yang cukup berarti dan sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.


Hm,...


Kalau detil dari semua itu tertuang di sini, apakah itu cocok? Lalu, apa juga untungnya? Tentu saja bagi akyuh duns yang menuliskan cerita penuh makna ini? Kalau untuk yang membaca pastilah sangat beruntung, sudahlah dapat cerita baru, bisa jadi inspirasi pulak #Eaaaa xixixixixi *Piss.. :)


Satu hal yang membuncah dari jemari lentik di atas tuts laptop ini #Uhuy adalah upaya mensyukuri segala yang terjadi, khususnya semua yang terjadi di hari ini. Terdengar klasik dan klise sepertinya, bisa jadi demikian. Tapi, bukankah yang klasik itu adalah yang tidak lekang dimakan oleh zaman? Artinya, itu bisa bertahan di segala masa. Termasuk hari ini dan masa depan dalam berbagai situasi yang menerpa.


Dan, syukur kepada Tuhan (yang ku sembah di dalam Nama Yesus Kristus) atas semua anugerah yang telah tercurahkan sepanjang hari ini. Sungguh, ini terasa seperti sebuah hadiah. Yang orang 'bule' menyebutnya sebagai PRESENT : hadiah yang terjadi hari ini. 


Oh iya, acap, hadiah itu memberi efek kejut loh. Dan meski kejutan berdimensi positif dan negatif, ada impresi tersendiri yang mencuat di antara itu. Impresi itulah yang kemudian menutup tulisan dan hari ini dengan: What a day..


-PO-

16042026

*DariSudutRuangKamar :)



4/8/26

The Smoking Toilet

 

Hi there.. ;)
*A masterpiece by Double E - 2026

2/1/26

Menghitung Hari

Foto koleksi pribadi. Sebuah ekspresi lompatan tinggi ke udara menggapai harapan demi sebuah 'KEUTAMAAN'


 ..tadinya mau tulis number my days!


Cumak, kok rasanya kurang asyik hehe..


Tapi, esensinya kurang lebih sama. Hari berganti dengan cepat. Momen berlalu dengan singkat. Dan kesempatan silih berganti berdatangan. 


Lalu, kita (yup, aku dan kita semua) diharapkan membuat keputusan yang tepat nan bijaksana. Pastinya agar hidup ini lebih bermakna.


Nah, soal makna, acap dikaitkan dengan pencapaian atawa hasil usaha yang selalu seturut dengan kehendak kita. Akan berhasil nan memuaskan atawa sukses kalau keinginan kita terwujud.


Tapi, benarkah demikian?


Ini dia. Pentingnya untuk menghitung hari tadi. Memiliki kesadaran akan apa yang telah kita lalui tiap hari menjadi sebuah kesadaran untuk mulai mengerti bahwa ternyata, makna itu sejatinya tidak melulu berarti perwujudan sebuah keinginan kedagingan. Musababnya, ada yang lebih utama dari sebuah makna, yaitu 'KEUTAMAAN'.


Seonggok mahluk apa itu? Sulit dijelaskan. Karena memang bukan untuk dijelaskan secara logika. Melainkan, 'Keutamaan' inilah yang menjadi dasar seluruh makna hidup itu sendiri.


Ups n downs dari hidup akan senantiasa menjadi makna, manakala ada kesadaran bahwa itu semua ternyata tidak bisa dilepaskan dari 'KEUTAMAAN' dalam keseluruhan hari-hari kehidupan kita.


Dengan kata lain, semakin kita bisa mengenali dan meyakini keterkaitan segala pencapaian (dan juga kegagalan) dengan 'Keutamaan' tadi, maka ritme kehidupan akan menemui keseimbangannya. Banyak yang meyakini, di titik itulah akan ada ketenangan hati alias kedamaian. 


Duh, kok jadi panjang ceritanya..hehe


Sudah masuk bulan Februari 2026. Sudah Ada harapan yang yang tertunda. Tapi, masih bolehlah kita tetap ucapkan: Selamat Tahun Baru 2026 - sebuah ucapan penanda harapan masih ada, karena kesempatan menghitung hari masih terpampang luas di depan mata.


Semoga Tuhan memberkati kita semua!


-PO-